Selasa, 20 Mei 2008

Merencanakan Anak Yang Sehat Cerdas dan Kreatif

Untuk mempunyai anak yang sehat, cerdas, dan kreatif ternyata harus direncanakan sedini mungkin. Meskipun kecerdasan itu bersifat genetik (diturunkan), namun sebagai orang tua, kita bisa mengoptimalkan prestasinya sesuai dengan bakatnya. Apa saja yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan kesehatan, kecerdasan, dan kreativitas anak?

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Proses Tumbuh Kembang Anak
Faktor yang mempengaruhi proses tumbuh kembang anak adalah :

Faktor dari dalam (genetik/keturunan), yang menentukan potensi kapasitas anak.
Faktor dari luar (lingkungan), yang menentukan apakah anak dapat mencapai potensi kapasitas maksimalnya atau tidak, yang meliputi :
Kondisi selama di dalam kandungan, termasuk nutrisi ibu selama kehamilan.
Kondisi selama proses kelahiran.
Kondisi setelah lahir.
Agar seorang anak bisa tumbuh optimal, ada 3 hal mendasar yang perlu diperhatikan, yaitu :

Kebutuhan fisis/biomedis (ASUH), yang meliputi : pemberian gizi yang tepat sejak masa prakonsepsi (kehamilan) dan masa pertumbuhan, perawatan kesehatan, kesegaran jasmani, higiene dan sanitasi yang baik, terpenuhinya kebutuhan akan rekreasi, sandang dan papan, juga keseimbangan fungsi otak kiri dan otak kanan.
Kebutuhan emosi/kasih sayang (ASIH).
Kebutuhan akan stimulasi mental (ASAH).
Sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia, nutrisi yang diberikan pada masa anak-anak harus memenuhi kaidah 4 Sehat 5 Sempurna untuk :

1. Menunjang pertumbuhan dan perkembangannya.
2. Meningkatkan kecerdasannya.
3. Meningkatkan daya tahan dan stamina tubuhnya.
4. Mencegah dan mengatasi masalah gizi dan kesehatannya, seperti kurang vitamin, dll.

Namun kenyataannya, seringkali pemenuhan nutrisi anak-anak tidak optimal karena pola makan yang kurang baik atau kurangnya pengetahuan orang tua, terutama ibu. Apalagi pengaruh iklan di media massa saat ini begitu luar biasa; tak jarang para balita sudah pintar menirukan iklan tersebut dan merengek minta dibelikan produk yang diiklankan. Pandai-pandailah memilih produk yang tepat, dan untuk mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan gizi putra putri Anda, berikanlah TARA Kid Cod Liver Oil.

TARA Kid Cod Liver Oil
TARA KID merupakan salah satu solusi tepat untuk mengoptimalkan proses tumbuh kembang dan kecerdasan, karena TARA KID tidak hanya dapat membantu memenuhi kebutuhan EPA dan DHA saja, tapi juga kebutuhan Vitamin A dan D dengan komposisi yang seimbang. TARA KID COD LIVER OIL+DHA adalah suplemen produksi Amerika yang telah terdaftar di Badan POM RI dengan kode POM SI 034 306 391.

TARA KID dibuat dari minyak hati ikan cod (cod liver oil) yang kaya akan asam lemak esensial Omega-3 (EPA dan DHA) serta Vitamin A dan D. Komposisi asam lemak esensial Omega-3 (EPA dan DHA) dalam TARA KID, disusun berdasarkan kebutuhan Omega-3 bagi anak-anak, 700-500 mg/hari; di mana setiap softgelnya mengandung 470 mg COD LIVER OIL plus 30 mg DHA untuk mengoptimalkan perkembangan kecerdasannya. Di dalam tubuh, asam lemak esensial (EPA dan DHA) secara sinergis akan menghasilkan senyawa prostaglandin yang memiliki peranan yang sangat luas dalam sistem biologis, di antaranya membantu pembentukan organ-organ tubuh seperti mata, jantung, pembuluh darah, otak, dan jaringan syaraf; sekaligus mengoptimalkan fungsinya. Sedangkan penambahan DHA akan mengoptimalkan peranannya dalam peningkatan IQ dan mental anak.

Vitamin A Dalam TARA KID
Vitamin A adalah salah satu vitamin yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak terutama untuk fungsi penglihatan. Kebutuhan Vitamin A anak-anak dalam kondisi normal antara 3000-5000 IU/hari. Kebutuhan ini akan meningkat dalam kondisi tertentu, misalnya karena gangguan penyerapan.

Selain sebagai sumber Omega-3, TARA KID juga merupakan suplemen nutrisi Vitamin A yang efektif, karena :
- Komposisi 2000 IU Vitamin A yang disusun berdasarkan kebutuhan yang aman bagi anak-anak. Keracunan Vitamin A hanya mungkin terjadi apabila Vitamin A dikonsumsi dalam waktu lama/terus menerus dalam dosis >20.000 IU/hari.
- Vitamin A di dalam TARA KID lebih efektif daripada vitamin yang terdapat dalam bahan makanan sehari-hari, karena Vitamin A tersebut sudah dalam bentuk yang siap serap, sedangkan Vitamin A yang terdapat dalam bahan makanan seperti buah dan sayur, biasanya dalam bentuk Pro Vitamin A (Beta Caroten) yang harus disintesa dahulu di dalam hati (liver) menjadi Vitamin A untuk kemudian diserap.


Vitamin D Dalam TARA KID
Pada dasarnya Vitamin D dapat diproduksi di dalam tubuh kita, karena secara alamiah di dalam tubuh kita terdapat pro Vitamin D yang akan diubah menjadi Vitamin D dengan bantuan sinar matahari. Namun seringkali kebutuhannya tidak dapat terpenuhi dengan optimal karena berbagai hal, misalnya karena lingkungan dan gaya hidup yang menyebabkan anak-anak kurang terkena paparan sinar matahari, dll.

Kebutuhan Vitamin D pada anak-anak berkisar antara 200-400 IU/hari, terutama untuk membantu metabolisme kalsium dan fosfor yang sangat dibutuhkan untuk menunjang pembentukan tulang dan gigi yang optimal, juga untuk membantu fungsi fosfor dan DHA dalam membantu mengoptimalkan fungsi otak. Kebutuhan ini bisa meningkat tergantung kondisi seseorang, seperti pada gangguan penyerapan, dsb.

Komposisi Vitamin D dalam TARA KID disusun berdasarkan kebutuhan anak-anak yang aman. Keracunan Vitamin D hanya mungkin timbul apabila anak mengonsumsinya dalam waktu lama/terus menerus dalam dosis >1000 IU/hari.

Anjuran Penggunaan TARA KID
Mengingat kebutuhan anak yang berbeda-beda, maka untuk mengoptimalkan proses tumbuh kembang dan kecerdasannya, berikut adalah anjuran penggunaannya berdasarkan kelompok usia :
1- 6 tahun : 1 softgel/hari
7-12 tahun : 2 softgel/hari
13-18 tahun : 3 softgel/hari

Tidak ada komentar: